Ketentuan Berat Badan Pegulat

KATAGORI BERAT BADAN PEGULAT

NO

REMAJA

KADET

JUNIOR

SENIOR

1

29-32 Kg

39-42 Kg

46-50 Kg

50-55 Kg

2

35 Kg

46 Kg

55 Kg

60 Kg

3

38 Kg

50 Kg

60 Kg

66 Kg

4

42 Kg

54 Kg

66 Kg

74 Kg

5

47 Kg

58 Kg

74 Kg

84 Kg

6

53 Kg

63 Kg

84 Kg

96 Kg

7

59 Kg

69 Kg

96 Kg

96-120 Kg

8

66 Kg

76 Kg

96-120 Kg

 

9

73 Kg

85 Kg

 

 

10

73-85 Kg

85-100 Kg

 

 

Setiap pegulat bertanding atas kehendaknya sendiri dan bertanggungjawab atas dirinya dan hanya boleh bertanding pada satu kelas berat badan yang sesuai dengan berat badannya.

 Untuk katagori senior, peserta boleh memilih katagori berat badan satu tingkat lebih tinggi dari berat badan yang sebenarnya kecuali untuk berat badan 120 Kg yang mana si pegulat harus mempunyai berat badan sekurang kurangnya 96 Kg.

 ( FILA. Lausane,2005)

Karakteristik Pegulat

BIOMETRIK:

Diameter bi-acrominal besar

BIOMOTORIK:

Kecepatan reaksi, kekuatan yang cepat, daya tahan kekuatan, koordinasi, daya tahan aerobik dan anaerobik, dan kelentukan.

PSIKOLOGIK:

Daya pikir untuk melakukan taktik.

Pegulat Kalsel Gondol Tiga Emas

Pegulat Kalsel Gondol Tiga Emas

INILAH.COM,Samarinda – Pegulat Kalimantan Selatan akhirnya berhasil menyabet tiga medali emas pertama pada tiga kelas berbeda dalam ajang bergengsi Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII Kalimantan Timur (Kaltim) di Samarinda, Rabu (9/7) malam.

 

 

Tiga medali emas pertama itu juga akhirnya berhasil mendongkrak posisi Kalsel dari keterpurukan dalam daftar klasemen perolehan medali yang sebelumnya hanya menduduki peringkat ke 22, namun kemudian melonjak ke peringkat 14 setelah Sumatra Barat.

 

Pegulat kelas (55Kg) M.Noor Ryadi berhasil meraih medali emas setelah mengalahkan pegulat tuan rumah Kaltim Misnadin dengan skor telak 2-0. Pada kelas 60kg, Zulhaidir yang juga peraih medali emas pada PON sebelumnya, mengalahkan Imam Bakir asal Jawa Timur. Atas sukses tersebut, Zulhaidir berhak atas medali emas kelimanya.

 

Sementara pada kelas 96Kg Azhari (43), juga berhasil meraih medali emas karena tidak pernah kalah selama pertandingan PON XVII Kaltim 2008.

 

Andry Fachruriadi, pegulat kelas 74 Kg hanya berhasil meyabet medali perak setelah berhasil mengalahkan Agus Nanang asal Jawa Barat. Sementara pegulat Eka Kurniawan, di kelas 84kg, peraih medali emas di PON XVI Palembang, hanya bisa meraih medali perunggu setelah mengalahkan Joko Santoso asal Kalimantan Tengah.

 

Atas sukses para pegulat itu, Ketua KONI Kalsel Gt Rusdi Effendi yang turut menonton pertandingan dengan spontan langsung memberikan bonus, masing-masing sebesar Rp1,5 juta untuk emas, untuk perak Rp1 juta dan perunggu Rp500 ribu.

 

Selain bonus spontan, bonus yang akan diterima atlet berjumlah Rp100 juta untuk peraih emas, Rp40 juta untuk perak dan Rp20 juta untuk perunggu.

 

Sementara itu pada kesempatan terpisah Wakil Ketua Kontngen Kalsel yang juga Ketua Harian PGSI Kalsel Ogi Fajar Nuzuli merasa gembira atas keberhasilan pada pegulat “Bumi Antasari” tersebut.

 

Kalsel masih memiliki pegulat andalan lainnya, yakni Riki untuk di kelas 55 Kg yang sebelumnya adalah peraih medali perak SEA Games 2007, Fahriansyah di kelas 74 Kg, peraih medali emas SEA Games 2007, Arbain untuk kelas 50 Kg, Tawar di kelas 76 Kg, Mulyadi untuk kelas 66 Kg, dan Indra Satria (45 Kg).

 

Dari keenam pegulat itu, Ogi yakin sebagian medali akan mengalir ke Kalsel untuk membuat posisi Kalsel semakin membaik setelah sebelumnya tidak ada cabang olahraga yang menyumbangkan medali emas.{*/S1]

Video Gulat Indonesia

 Final Kota (red) vs Kulonprogo (blue)

Kota (red) vs Bantul (blue

PORDA DIY IX Bantul