Gulat, Beladiri Yang Sehat Namun Kurang Populer Di Indonesia

Gulat, Beladiri Yang Sehat  Namun Kurang Populer Di Indonesia

By: Budi Tryantoro (btryantoro@yahoo.com)

Olahraga merupakan hobi yang sangat menyenangkan. Kebanyakan masyarakat melakukan hobi tersebut karena disamping mudah dilakukan dan tidak membutuhkan biaya besar, juga membuat badan menjadi sehat dan bugar. Dari olahraga pula kita dapat mengambil makna yaitu menjunjung tinggi sportivitas dan kekompakan antar pemain. Ada berbagai jenis olahraga yang bisa dilakukan. Ada olahraga permainan yang lebih menyenangkan dan seru untuk dimainkan. Namun dibutuhkan lebih dari satu orang pemain agar olahraga ini dapat dipertandingkan. Sepakbola, bola basket, bola voli, bulu tangkis adalah beberapa contoh dari olahraga permainan. Ada pula jenis olahraga beladiri yang lebih fokus pada pertandingan satu lawan satu. Diantaranya yang paling terkenal adalah pencak silat yang merupakan peninggalan seni dan budaya nenek moyang kita. Kemudian juga ada judo, karate, taekwondo, gulat, dan sebagainya. Sebagian olahraga yang telah disebutkan diatas memang cukup populer dan banyak peminatnya di Indonesia. Namun ada salah satu cabang olahraga beladiri yang kurang mendapat tempat di negeri ini. Gulat menjadi salah satu contohnya mengapa olahraga ini sulit berkembang dan diterima oleh masyarakat Indonesia.

Gulat merupakan cabang olahraga beladiri yang lebih menitikberatkan  pada teknik bantingan dan kuncian terhadap lawannya. Olahraga ini merupakan salah satu  yang tertua di dunia. Ada sejak zaman yunani kuno dimana pada masa itu, lahirlah sebuah even Olimpiade yang pertama kali dilaksanakan dan mempertandingkan cabang olahraga gulat selain pertandingan lompat jauh, lempar lembing, lari cepat, dan lempar cakram. Sejak itu, gulat menjadi berkembang sampai ke negara-negara lain, disamping di beberapa negara telah mempunyai berbagai macam teknik gulatnya sendiri. Di Indonesia, gulat berkembang sebelum Perang Dunia II, dimana Indonesia masih dijajah oleh Belanda sebagai tontonan yang menghibur di pasar malam. Namun gulat berangsur-angsur menghilang sewaktu Indonesia dijajah oleh pemerintahan Jepang pada kurun waktu 1941-1945. Hal ini disebabkan karena unsur-unsur beladiri Jepang seperti sumo, judo dan kempo masuk ke Indonesia dan menggantikan sementara posisi olahraga gulat.  

Perhatian masyarakat terhadap gulat kembali muncul tepatnya di Bandung, diadakan pertandingan gulat bayaran yang diselenggarakan oleh suatu wadah pembinaan olahraga tinju dan gulat amatir bernama PERTIGU (Persatuan Tinju dan Gulat). Tidak cukup sampai disitu, beberapa tahun kemudian dibentuk pula pertama kali organisasi yamg mewadahi dan membina secara khusus olahraga gulat amatir. Tepatnya pada 7 Februari 1960, organisasi yang bernama PGSI (Persatuan Gulat Seluruh Indonesia) dideklarasikan sebagai sarana ataupun wadah untuk membina dan melahirkan pegulat-pegulat yang hebat dikemudian hari. Organisasi ini juga dibentuk mengingat pada saat itu Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah pelaksanaan Asian Games ke-IV tahun 1962, sehingga Indonesia dapat mengirimkan pegulat-pegulatnya untuk bertanding sekaligus membuktikan bahwa Indonesia bisa menjadi pesaing kuat dalam cabang olahraga ini.

Sejak saat itu, dari kurun waktu 1960 sampai  1982, PGSI telah banyak mengadakan kegiatan pertandingan baik lokal, nasional maupun internasional. PGSI juga telah mengirim pergulat-pegulat terbaik untuk bertanding di luar negeri melalui berbagai Kejuaraan Dunia. Namun, berangsur-angsur sampai memasuki tahun 1990-an olahraga ini semakin kehilangan identitas dirinya. Petandingan gulat jarang sekali diadakan kecuali kejuaraan nasional tiap tahun yang sudah menjadi agenda utama PGSI. Padahal generasi muda yaitu para pelajar, mahasiswa ataupun juga masyarakat umum bisa dibina dan dilatih menjadi pegulat yang tangguh asalkan didukung dengan perhatian pemerintah, sarana dan prasarana yang baik.

Tidak sulit untuk menekuni olahraga gulat ini. Bila kita ingin mendalami dan serius berlatih dengan teknik-teknik yang benar, akan menjadi sebuah hobi yang meyenangkan dan sekaligus menyehatkan tubuh kita. Lebih dari itu, olahraga ini dapat menjadi ajang unjuk prestasi. “Gulat yang dilakukan secara teratur dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh“, begitu hasil studi yang dilakukan peneliti dari Universitas California yang dimuat dalam British Journal of Sports Medicine. Disebutkan, jumlah sel darah putih meningkat tajam pada anak-anak yang melakukan olah badan itu.  Para peneliti mencermati kondisi 11 anak sehat berusia antara 14-18 tahun. Sampel darah mereka diuji sebelum dan setelah mengikuti latihan gulat selama 1,5 jam. Hasilnya, jumlah sel darah putih–khususnya yang memiliki kemampuan membunuh berbagai benda asing seperti virus, kuman, dan bakteri–mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Mungkin tidak hanya gulat saja yang berperilaku seperti ini, olahraga lain diperkirakan juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh jika dilakukan secara rutin dan teratur, setidaknya memiliki kesehatan yang lebih baik. Antara lain ditunjukkan melalui kadar lemak yang berkurang dalam tubuh, keseimbangan, kelenturan, ketahanan dan kekuatan otot.

Gulat memang membutuhkan keahlian menggunakan beberapa macam teknik untuk bisa menjatuhkan lawan dengan mudah, yang  ditunjang dengan ketahanan tubuh yang sangat prima. Karena pada dasarnya, inti dari permainan gulat adalah mengunci tubuh lawan atau membanting tubuh lawan ke atas matras. Hal inilah yang mungkin dirasa cukup sulit untuk dilakukan oleh orang-orang sehingga mereka enggan untuk mempraktekkan. Gerakan tubuh dalam olahraga ini mungkin terasa membosankan karena mereka berpikir, tidak mengandung unsur fun dan entertainment-nya. Berbeda jika dibandingkan dengan olahraga permainan yang sebelumnya telah dijelaskan di awal tulisan ini. Sepakbola misalnya, olahraga ini dirasakan sangat populer, ada unsur fun-nya, menarik dan menghibur di tengah masyarakat. Bahkan sengaja dibuat sangat entertain sehingga bisa dikemas oleh para pelaku bisnis menjadi acara yang layak tayang di televisi.

Pemerintah seharusnya segera menyadari bagaimana caranya mempopulerkan gulat menjadi olahraga yang cukup menghibur dan mendapat perhatian di tengah masyarakat Indonesia. Mereka mungkin sebaiknya belajar dari negara Amerika Serikat atau Cina yang sangat peduli akan olahraga, jenis apapun itu termasuk gulat. Di Amerika Serikat, gulat menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler baik tingkat SD, SMP, SMU sampai Universitas. Mereka juga mempunyai klub-klub gulat yang tersebar di seluruh negara bagian dan setiap tahunnya paling sedikit 5 kejuaraan gulat selalu diadakan. Hal inilah yang membuat perhatian masyarakatnya begitu tertuju pada olahraga ini. Masyarakatnya didorong sejak dini agar mau berlatih dan membuat mereka percaya bahwa gulat adalah olahraga yang begitu tinggi kehormatannya. Para pegulatnya juga begitu disegani karena untuk mencapai sebuah kemenangan, harus didahului dengan perjuangan yang sangat melelahkan untuk mengalahkan lawan. Di Indonesia mungkin tidak terjadi seperti itu. Gulat hanya dipandang sebelah mata karena peminatnya yang sangat sedikit. Jadi tidak begitu disegani. Sungguh sangat disayangkan bila ada segelintir orang yang sangat serius menekuni gulat sebagai sebuah hobi atau yang benar-benar menjadikannya sebuah prestasi tapi tidak didukung dan diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakatnya sendiri.

Dari sini kita dapat simpulkan  bahwa pemerintah harus segera bertindak cepat dengan mendukung olahraga beladiri tersebut agar bisa di terima di masyarakat. Hendaknya gulat diajarkan di sekolah-sekolah agar siswanya mau menekuni olahraga tersebut. Hal ini disertai dengan dukungan dari pihak pengurus cabang di daerah-daerah yang menaungi olahraga tersebut, dengan mendirikan klub-klub gulat yang menerima pelajar dan masyarakat umum yang mau berlatih. Kita tidak harus berpikir bahwa gulat harus menjadi sebuah prestasi, tetapi bagaimana supaya gulat disenangi oleh masyarakat dan menjadi salah satu hobi yang baik dan menyenangkan untuk dilakukan. Jika kita, bangsa Indonesia ingin menjadi sebuah bangsa yang besar, mulai dari sekarang kita harus menjadikan olahraga sebagai program utama pendukung pilar bangsa ini, belajar dari negara-negara yang sudah maju bagaimana mereka sangat mendukung sekali olahraga sebagai kegiatan yang merasuki jiwa masyarakatnya.

DAFTAR PUSTAKA

Zrp/BBC., 2000, “Gulat Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh”, Redaksi Harian KOMPAS, Edisi 13 Juli 2000, Jakarta.

KONI PB PGSI., “Sejarah Gulat dan Perkembangan Gulat di Indonesia”,

http://www.koni.or.id/koni_pb_pgsi.htm.

17 Tanggapan ke “Gulat, Beladiri Yang Sehat Namun Kurang Populer Di Indonesia”

  1. wendo Says:

    eh apa bener gulat memperbagus kualitas sperma? gw denger denger katanya rata-rata pegulat spermanya lincah dan kuantitasnya bagus. menurut riset di amerika katanya pegulat itu hampir ngga ada yang mandul. ada lagi, katanya pegulat itu stamina sexnya bagus dan perkasa. apa bener?

    kalo bener, gw mau juga latian. cuman kalo di indonesia di mana ya?

  2. Budi Says:

    @wendo,
    Klo kmu punya informasi riset yang mengatakan klo sperma pegulat itu kualitas nya bagus mohon di share ke kita. Kirim aja artikel nya ke abang wrestler. Biar semua tau gtu..
    Saya bukan ahli kesehatan, tapi klo melihat pola hidup dan kesehatan para pegulat mungkin itu benar. Latihan gulat yang rutin (berolahraga), jaga nutrisi makanan istirahat cukup plus tidak merokok tentu bikin kualitas sperma lebih baik dan sehat. Terlebih lagi stamina seks nya.

    Posisi mu dimana wendo?? di kota2 besar di Indonesia aku rasa ada tempat latihan gulat cuma kita harus aktif cari tau informasi tsb. Coba tanya aj ke kantor KONI di daerahmu..
    Selamat latihan…

  3. al zikri Says:

    oh ya latihan untuk memperkuat tuhgkai dgn apa ya??
    dan apakah latihan mengendog teman bisa menghalang pertumbuhan????
    dan apa cra meninggikan badan dlm olh rga gulat?

  4. wendo Says:

    Gw pernah baca di koran apaa gitu. udah lama banget. itu koran (atau majalah? lupa gw) bilang bahwa dalam riset, dikatakan bahwa olahraga gulat lebih baik dari pada football (american football), tinju, dan basket.

    Mereka mencoba membandingkan kualitas tubuh atlit dari olahraga populer amerika itu. gw ngga inget detailnya, tapi kurang lebih isinya begini:

    -atlit gulat mempunyai kelenturan yang jauh lebih bagus dari atlit manapun, terutama punggung.
    -leher pegulat rata rata tebal dan bagus, paling besar dibanding lainnya
    -pegulat mempunyai kadar lemak tubuh yang paling kecil
    -proporsi massa otot pegulat paling besar
    -massa tulang pegulat paling bagus dan kuat
    -daya tahan tubuh pegulat paling tinggi, paru-paru pegulat lebih kuat dan besar daripada atlit lain. padahal gamenya cuma sebentar, mungkin ini karena latian gulatnya.
    -sistem kekebalan tubuh pegulat paling bagus. kontak fisik dan latihan gulat, katanya paling efektif meningkatkan kekebalan tubuh.karena memacu adrenalin.jauh lebih tinggi daripada olahraga lainnya.
    -keseimbangan dan pertumbuhan testosterone paling bagus. ini berdampak pada daya seks pegulat yang sangat tinggi. kalo ngga salah, dalam survey tsb, diketahui bahwa atlit gulat mampu melakukan hubungan seks dan memuaskan pasangannya dalam waktu yang lama dan berkali kali. daya tahan seks pegulat paling bagus, dan stamina mereka juga paling bagus. pegulat mampu melakukan 10-14 kali kontraksi per ejakulasi (kalo ga salah) di mana atlit lain hanya mampu 7-10 kali, dan pria pada umumnya hanya 4-7 kali.
    -jumlah sperma pegulat paling banyak. selain itu, sperma pegulat juga gerakannya paling cepat dan lincah. daya tahan spermanya juga paling kuat. mereka menghitung berapa lama sperma atlit mati di luar. dan sperma pegulatlah yang paling tahan lama. pertumbuhan sperma pegulat juga paling cepat dan tinggi.
    -katanya, kalo ga salah dari 1000 atlit dari masing masing olahraga, pemain basket punya 5 cowo mandul, …gw lupa urutannya, pokoknya katanya dari 1000 atlit gulat, ngga satupun mandul. yang nomor dua kalo ga salah basket, yang terakhir, paling banyak mandul adalah american football.

    gitu. makanya nih olahraga, bener bener harus dipopulerin. ternyata orang jaman dulu pinter banget bikin olahraga yah?

  5. budi Says:

    @wendo
    wah klo daftar manfaat nya sebanyak itu, pastinya banyak cowo2 mau latihan yaa.. tp kenyataannya nothing. Nihil. Bener2 harus di promosikan lg neh olahraga ini. Mumpung belum terlambat..
    Aku cuma pernah baca di koran (ada tuh artikelnya di atas) klo manfaat gulat kekebalan tubuhnya meningkat. lebih banyak memproduksi sel darah putih. Untung kamu kasih daftar manfaat lain yang lebih bagus.. Thx bro!

  6. wendo Says:

    Yah, gitu lah bud, mesti ada yang inisiatif duluan. olahraga gulat kan dianggap agak agak aneh dan ngga asik di indonesia. kalo orang denger kata “gulat” pasti asosiasinya ke gulat smackdown. gulat greco-roman ngga familiar di kepala mereka.

    temen gw ada yang latian judo dari kecil. judo kan agak2 mirip gulat, cuman latiannya lebih ringan. anaknya badanya sehat. badannya tinggi gede, emang sih aga melebar, tapi kekernya bagus, tangan, kaki ama lehernya gede semua. kalo adu panco ga ada yang bisa ngalahin, meskipun lawannya bisa 20 kilo lebih berat dari dia. nah judo aja udah kayak gitu, apalagi gulat.

  7. wendo Says:

    meninggikan badan? gw rasa gulat olahraga yang paling perfect. kenapa? dia bisa nambah kecepatan dan kelincahan, ketahanan tubuh dan tenaga, dan konsentrasi. gulat juga punya efek yang bagus bagi tubuh, selain bikin badan keker kayaknya bisa bikin badan tinggi juga. contohnya latian lompat tinggi. gw ga tau nama teknisnya sih, tapi gw pernah liat di youtube.

    gini aja, pegulat di amerika (patokannya amerika karna di sini gulat populer dan orang bergulat dari kecil) badannya pada tinggi-tinggi semua.

  8. wendo Says:

    contoh latian yang bikin leher, pinggang, dan punggung jadi lebih lentur dan kuat:
    http://youtube.com/watch?v=qengbvM6k_c

    contoh latihan yang bikin leher lebih kuat:
    http://youtube.com/watch?v=7JwxulF13LA

    contoh orang gila (latiannya gila-gilaan):
    http://youtube.com/profile_videos?user=sambomonster&p=r

  9. budi Says:

    @wendo
    iyaa sih bener. Aku merasa klo kita bilang mo latihan gulat rasanya aneh. hehe…. tapi selagi itu positif cuek aj apa kata orang.. iya enggak!?
    AKu ga sependapat sama dirimu gulat bisa untuk meninggikan badan, ga semua pegulat itu tinggi. Malah ada yang pendek-pendek padahal mereka sudah bergulat sejak lama. Gak bisa jd patokan juga. Bisa sih klo emang bener2 latihan yang memang buat meninggikan badan. Masa pertumbuhan laki2 biar bisa tinggi kan ada rentang waktunya. Dari umur berapa sampai berapa gtu. Aku lupa.. Bisa jadi mereka jd tinggi karena pada rentang usia tersebut mereka melakukan latihan tsb. IMO lho…

    Btw, thanks lho video latihannya. Sangat membantu untuk melenturkan leher, punggung dan pinggang. Tapi harus ada matras yaa…..

  10. wendo Says:

    ya kalo itu sih, emang bisa aja gen dianya yang pendek2 semua. ato dianya yang ga latian untuk ninggiin badan. ato mungkin gizi dia kurang. pegulat di indonesia kan banyak yang bukan dari keluarga mapan, mungkin itu juga.

    rentang usia pertumbuhan cowo tuh dari umur 12 sampe 20 taun. kalo cewe dari umur 9-16 taun.

    cewe pas umur-umur 12an-14 bisa lebih tinggi daripada temen2 cowo seusianya, tapi pas udah 15-20 tahunan, cewe kalah tinggi ama cowo, karna di situlah umur cowo lagi pesat pertumbuhan badannya.

  11. Wrestler Says:

    banyak faktor yang dapat mempengruhi pendek tingginya seseorang, diantaranya keturunan, makanan, beban latihan, dan usia..
    yang harus dihindari kalau badan gak mau pendek yaitu bila kita masih dalam masa pertumbuhan hindari latihan beban yang bersifat melawan pertumbuhan tulang.
    jadi, semua aktifitas olahraga yang berhubungannya dengan gerak itu mempengaruhi tinggi tidaknya badan seseorang.

  12. wendo Says:

    yang punya situs baru muncul setelah sekian lama absen. kok malah orang laen yang proaktif? ayo donk layani penggemar gulat indonesia.

  13. Wrestler Says:

    sory ya,
    ya dah lama bru buka lagi baru smpt..
    tapi untuk para penggemar yang tau hal mengenai gulat gak apa-apa proaktif di sini, kami hanya memfasilitasi untuk berbagi ilmu dan pengalaman.
    thanks for all.

  14. budi Says:

    @wrestler
    Kami para penggemar mungkin ilmunya lebih sedikit di bandingkan dengan mas wrestler yang sudah berpengalaman. Kami sbg penggemar gulat sebisa mungkin mengomentari yang hanya kita tahu..bukan mengenai teknik gulat yang sama sekali blum kita kuasai.. Klo ada yang tanya itu bgmn?? Ada tu kan yang menanyakan soal teknik tapi belum di jawab-jawab.. :)

  15. wendo Says:

    mas wrestler itu sebenernya siapa sih? dia atlit gulat ato siapa? kayaknya berpengalaman banget. @wrestler, di-update donk situsnya dengan berbagai konten gulat lokal. bisa bentuk tulisan, tips latian, video, snapshot, dll. kayaknya yang update cuman komentar orang doang.

  16. Wrestler Says:

    trimakasih atas perhatiannya,.,
    ya deh kalo anda prmintaan anda speperti itu sya brusaha lebih di kembangkan lagi.

  17. wendo Says:

    nah gitu donk. nih gw liat websitenya lumayan potensial. cuman menu data base nya kalo bisa dibuat lebih simple dan ngga terlalu rumit. biar orang bisa liat semua kontennya. masukan dari gw aja.

    o iya, temen gw udah ada beberapa orang yang mau latian grapling. gw saranin aja gulat. cuman mereka masih ragu. ayo sama sama kita meyakinkan orang kalo gulat olah raga yang bagus.

    @ wrestler, good job! Keep up da good work. tolong situsnya di-update dan dibuat banyak konten medianya dan tips-tips.


Tinggalkan Balasan